Selamat Datang di My Web Blog

Senin, 04 Mei 2015

SULTAN ISKANDAR MUDA (1593-1636)



Sultan Iskandar Muda lahir di Banda Aceh pada tahun 1593. Sejak muda ia sudah memperlihatkan kemampuan memimpin. Pada tahun 1606 ia memimpin pasukan Aceh memukul mundur pasukan Portugis yang mencoba mendarat di pantai Aceh. Setahun kemudian, tahun 1607, ia dinobatkan sebagai Sultan Aceh.
Baca Selengkapnya



Pada masa pemerintahan Iskandar Muda, Kerajaan Aceh mengalami masa jaya. Wilayah kerajaan ini meliputi sebgaian besar pantai barta dan pantai Timur Sumatera. Beberapa kerajaan di Semenanjung Malaya (Malaysia) berada dibawah kekuasan aceh. Musuh utama yang digadapi Iskandar Muda ialah bangsa Poortugis yang sejak tahun 1511 sudah menguasai malaka. Untuk mengusir Portugis dari Malak, Iskandar Muda memperkuat angkatan Aceh, terutama angkatan laut. Pelatih-pelatih didatangkan dari luar negeri, terutama dari Turki.

Serangan terhadap Portugis di Malaka dilancarkan pada tahun 1615. Serangan itu gagal. Serangan kedua dan besar-besaran dilancarkan lagi pada tahun 1629. Pasukan Portugis terkepung dan terancam. Akan tetapi, pada saat Aceh hampir memetik kemenangan, Portugis mendapat bantuan dari pasukan Johor, Pahang, dan Patani. Sesudah kegagalan serangan yang kedua itu, Sultan Iskandar Muda lebih banyak mencurahkan perhatiannya terhadap masalah-masalah dalam negeri. Sistem pemerintahan  disempurnakan dan pendidikan agama mendapat pripritas. Pedagang-pedagang Inggris dan Belanda diizinkan berdagang di wilayah kekuasaan Aceh menurut jangka waktu tertentu dan harus tunduk kepada peraturan yang diberlakukan oleh Aceh. Sesudah berhasil membawa Aceh ke puncak kejayaan, pada tanggal 27 September 1636, dalam usia 43 tahun, Sultan Iskandar Muda meninggal muda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar