Adam Malik lahir pada tanggal 22 Juli
1917 di Pematang Siantar, Sumatra Utara. Selain mengikuti pendidikan di Sekolah
Setingkat Sekolah Dasar, ia juga mendapat pendidikan agama. Lebih daripada itu,
ia merupakan seorang otodidak (belajar sendiri).
Adam Malik beberapa kali memegang
jabatan penting. Ia pernah bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa
Penuh RI untuk Uni Soviet dan Polandia. Pada waktu pemerintah mengadakan
perundingan dengan Belanda dalam rangka penyelesaian sengketa Irian Barat, ia
diangkat sebagai ketua delegasi Indonesia. Perundingan itu akhirnya melahirkan
new York Agreement pada bulan Agustus 1962 yang mengakhiri penjajahan Belanda
di Irian Barat.
Tiga kali ia diangkat sebagai menteri
luar negeri. Ia berhasil memulihkan keanggotaan RI dalam Perserikatan
Bangsa-bangsa dan mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia. Ia juga merupakan
tokoh penting dalam pembentukan Association of South East Asian Nations
(ASEAN). Setelah memangku jabatan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
selama satu tahun, pada tahun 1978 Adam Malik diangkat menjadi Wakil Presiden
RI. Jabatan itu dipangkunya sampai tahun 1983. Setahun kemudian, pada tanggal 5
September 1984, ia meninggal dunia di Bandung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar