Selamat Datang di My Web Blog

Minggu, 03 Mei 2015

JENDERAL URIP SUMOHARJO (1893-1948)



Urip Sumaharjo lahir di Purworejo pada tanggal 23 Februari 1893. Setelah Menamatkan Sekolah Dasar ia melanjutkan pelajaran ke OSVIA (Sekolah Pamongprja) di Magelang. Di kota itu ia mulai bercita-cita untuk menjadi tentara.

R.M. SURYO (1898-1948)



R.M. Suryo lahir di Magetan, Jawa Timur, pada tanggal 9 Juli 1898. Setelah menamatkan HIS (Setingkat Sekolah Dasar), ia melanjutkan sekolah ke OSVIA (Sekolah Pamongpraja) di Magelang. Pada tahun 1922 ia mendapat kesempatan menempuh pendidikan polisi di Sukabumi.

KYAI HASYIM ASY’ARI (1875-1947)



Hasyim Asy’ari lahir di Demak, Jawa Tengah, pada bulan April 1875. Sejak Kecil ia sudah hidup di lingkungan peantren dan bergaul dengn para santri. Mula-mula ia mendapat pendidikan agama dari ayah dan kakeknya, kemudian di pesantren-pesantren lain. Di pesantren Siwalan ia belajar pada Kyai Jakub yang kemudian mengambilnya sebagai menantu.

SRI SUSUHUNAN PAKU BUWONO VI (1807-1849)



Raden Mas Sapardan yang lebih dikenal dengan nama Susuhunan Pakubuwono VI, lahir di Surakarta. Ibunya bukan permaisuri. Namun demikian, pada tahun 1823 ia diangkat menjadi raja sesuai dengan amanat ayahnya beberapa saat sebelum meninggal dunia.

Jumat, 01 Mei 2015

K.H. ABDUL WAHID HASYIM (1914-1953)



Abdul Wahid Hasyim lahir di Jombang pada tahun 1914 dan dibesarkan di lingkungan pesantren. Ayahnya, K.H. Hasyim Asy’ari, mempunyai sebuah pesantren di Tebu Ireng, Jombang. Dipesantren itu Wahid belajar agama, kemudian di pesantren-pesantren lain. 

DOKTER MUWARDI (1907-1948)



Dokter Muwardi lahir di Pati, Jawa Tengah, pada tahun 1907. Setelah menamatkan STOVIA (Sekolah Dokter), ia memperdalam pengetahuan sebagai Spesialis Telinga, hidung dan tenggorokan. Waktu belajar di STOVIA, ia memasuki organisasi Jong Java.

KYAI HAJI MAS MANSUR (1896-1946)



Mas Mansur lahir di Surabaya pada tanggal 25 Juni 1896. Ia belajar agama di Mekah dan kemudian di Universitas Al Azhar, Kairo. Selain mendalami pengetahuan agama, ia juga rajin mempelajari pengetahuan Barat. Karena itu, pemikiran-pemikiran menjadi luas.